Rabu, 02 Juli 2008
Fashionable Tanpa Buka-bukaan ala Zaskia Mecca
Zaskia Adya Mecca terjun ke dunia hiburan sejak meraih juara model Kawanku pada 2001. Beberapa sinetron pun sempat dibintanginya seperti 'Bidadari' dan 'Senandung Masa Puber'.
Pada 2005, perempuan 21 tahun itu mulai mengenakan jilbab dan memakai pakaian tertutup. Karena penampilannya, beberapa sinetron religi pun dibintangi Zaskia.
Namun berkerudung bukan berarti Zaskia tidak fashionable. Perempuan yang pernah dikabarkan dekat dengan aktor Syahrul Gunawan itu tetap memperhatikan penampilanya.
Sering kali ia memakai baju muslim berwarna cerah seperti merah muda, kuning, biru langit dan ungu. Make up yang dipakai pun disesuaikan dengan nuansa pakaiannya, sehingga wajahnya terlihat secerah bajunya.
Tampilan jilbabnya pun dibuat variatif. Tanpa ragu, Zaskia sering menambahkan aksesories untuk mempercantik tampilan jilbabnya.
Karena penampilannya juga, sutradara Hanung Bramantyo tertarik untuk memberi peran 'Noura dalam film 'Ayat-ayat Cinta' pada Zaskia.
Selasa, 01 Juli 2008
Wall climbing tingkat Nasional
Tanggal 23-24 Ferbruari 2008 yang lalu Taman Bunga Wiladatika Cibubur mengadakan lomba Wall climbing tingkat Nasional. Acara tersebut dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah se-Indonesia.
Pada perlombaan wall climbing ini Rani siswi MTs berhasil memperoleh juara 2 dan Febri siswa MTs juara 5 serta Muhammad Iqbal siswa SMA kelas XII IPS I juara 2 putra ini mendapatkan Trophy dan piagam dari panitia perlombaan tersebut. Adapun persiapan yang dilakukan oleh Iqbal, Rani, dan Febri untuk menghadapi perlombaan Wall climbing tersebut adalah dengan latihan yang tekun dan rajin, serta menjaga kesehatan agar badan tetap sehat dan fit dalam menghadapi perlombaan.
Trophy tersebut diserahkan kepada Kepala Sekolah pada saat upacara hari Senin tanggal 25 Februari sebagai kebanggaan dan contoh untuk siswa yang lainnya. (Imas dan Desy)
MTs PKP Kembali Raih Juara di HUT Dephubnas
TMII, MTs PKP mengikuti lomba pramuka di TMII dalam rangka HUT Departemen Perhubungan Nasional.
Dalam lomba ini MTS PKP mengutus 2 tim inti pramuka yaitu tim inti 1 regu dan tim inti 2 regu mawar.
Keseluruhan peserta lomba ini ada 20 regu. Regu Lili (tim inti 1) mendapat urutan ke-2 untuk maju, sedangkan regu mawar (tim inti 2) mendapat urutan ke-5 untuk maju. Sebagai manusia pasti punya salah, sama seperti tim kita.Waktu lomba, regu Lili melakukan kesalahan pada saat tali temali. Oleh sebab itu, Lili mendapat juara harapan 3. Dan kalau regu mawar agak pusing sedikit pada saat PBB sehingga regu mawar mendapat juara harapan 1.
Sebenarnya prestasi yang didapat MTs PKP ini dalam cabang kegiatan pramuka tidak sebaik tahun lalu dalam penyelenggaraan acara yang sama.
Tahun lalu ada tim inti putranya. Apalagi prestasi yang didapat tim inti putri (regu Lili) meraih juara 1 dan tim inti putra (regu Rajawali) meraih juara 2. Tapi itu bukan masalah, yang penting MTS PKP mengharumkan nama Yayasan PKP dalam cabang Pamuka. (Yuwanda C)
Valentine’s Day dalam Pandangan Islam
Valentine’s Day dalam Pandangan Islam
Dari : Syabani S.Ag
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangNya. Sesungguhnya pendenganran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya.” (QS. Al Isro : 36)
Hari Valentine (St. Valentine’s Day) atau bisa disebut sebagai hari kasih sayang jatuh pada tanggal 14 Februari. Hari tersebut sangat popular di negara-negara Eropa dan Amerika. Pada hari itu, terutama kaum remaja biasanya merayakan dengan hura-hura. Mereka datang ke pesta-pesta, berdansa semalam suntuk, saling memberi hadiah, kue coklat dan kegiatan-kegiatan yang berbau maksiat lainnya. Bahkan hal-hal yang boleh dikerjakan oleh pasangan suami istri juga mereka lakukan (naudzubiilah min dzalik).
Bagaimana di Indonesia ? Tampaknya, tak jauh berbeda dengan remaja-remaja luar negeri sana. Mereka yang notebene-nya muslim dan muslimah, menjiplak habis-habisan perilaku permisif dan serba halal yang dilakoni oleh orang Barat. Hal ini, tentu saja sangat memperhatinkan karena kalau dilihat dari latar belakang sejarahnya perayaan Valentine, bukan berasal dari ajaran Islam. Tapi bukan hanya itu masalahnya. Akan tetapi perayaan Valentine selalu dibarengi dengan kegiatan-kegiatan yang mubadzir, berbau-bau jahiliyah dan cenderung kepada kemaksiatan.
Secara etimologis Valentine berasal dari kata Valentinus yang artinya adalah suatu kartu ucapan selamat yang dikirimkan kepada orang yang disayangi, baik yang benar-benar disayangi atau yang pura-pura disayangi. Berdasarkan keterangan yang dikutip oleh Webster’s New 20th Century dictionary, perayaan valentine berasal dari perayaan Lupercalia. Yaitu upacara ritual yang dilakukan oleh orang Romawi kuno setiap tanggal 15 Februari sebagai penghormatan kepada Lupercus, dewa padang rumput yang di deskripsikan mempunyai tanduk, kaki dan telinga seperti kambing. Pada perayaan itu, nama-nama wanita dimasukkan ke dalam jambangan bunga. Setiap pria yang hadir mengambil secarik kertas. Wanita yang namanya tertera dalam kertas itu menjadi teman kencannya semalam suntuk.
Kemudian pada tahun 469 pihak gereja yakni Paus Celecius mengubahnya menjadi tanggal 14 Februari untuk mengenang kematian seorang pendeta yag bernamanya Saint Valentine yang tewas sebagai martir pada abad III dan Paus menetapkannya sebagai Valentine’s Day. Pendeta Valentine menjadi martir karena ia berani menikahkan sepasang muda mudi yang pada saat dilarang Caludius II, kaisar Romawi. Akibatnya, sang Pastur dihukum pancung tanggal 14 Februari 269. Ketika Pastor Valentine dipenjara, banyak surat-surat yang simpati dari pemuda-pemudi yang sedang kasmaran yang ditujukan kepadanya. Melalui surat itulah, mereka mengungkapkan perasaan sayangnya kepada kekasihnya dan berharap mereka bisa menikah.
Sesungguhnya kalau kita menyadari apa yang sebenarnya terjadi dibalik perayaan hari Valentine sudah tdak akan berminat untuk merayakannya. Allah telah berfirman dalam Q.S Al-baqarah : 20
“ Orang-orang Yahudi dan Nasrani (Kristen) tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti ajaran mereka.”
Jelas sudah bahwa mereka senantiasa benci kepada kita kecuali kita ikut berpartisipasi pada acara ritual mereka. Gaya hidup mereka, model pakaian mereka dan pola berfikir yang mereka miliki adalah salah satu sarana mereka untuk memurtadkan, kita tanpa kita sadari. Dan media massa seperti koran, tabloid, televisi dan radio, majalah dan lain-lain adalah sarana yang sangat efektif mengkampanyekan program-program mereka. Jika kita terlibat didalamnya, kita akan dijerumuskan ke dalam kemaksiatan tanpa kita sadari.
Valentine adalah kegiatan ritual yang bukan berasal dari ajaran Islam. Dalam pemahaman Islam, kegiatan ritual yang bukan berdasarkan syariat Islam dan tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW seperti halnya Natal, tahun baru Masehi, Imlek dan sebagainya haruskah kita tolak. Seperti Rasulullah SAW menyikapi tawaran kaum Quraisy untuk sama-sama melaksanakan ibadah secara Islam dan ibadah Jahiliyah secara bergantian. Tawaran itu dijawab Allah SWT dengan turunnya Q.S Al-kafiruun : 6, “Untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku”
Dalam masalah akidah dan ibadah Islam mengajarkan kita untuk bersikap tegas. Dengan begitu kemuliaan Islam dan umatnya terjaga. Dinul Islam sarat dengan nilai kasih sayang. Bahkan tegaknya Dinul Islam itu atas dasar kasih sayang. Sejalan dengan Rasulullah juga pernah menyampaikan : “Belum sempurna iman seseorang hingga ia mencintai Saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”
Kasih sayang dalam Islam brsifat universal. Ia tidak dibatasi oleh ruang waktu, ia juga tidak dibatasi oleh objek dan motif. Kasih sayang diwujudkan dalam bentuk yang nyata seperti silaturrahim, menjenguk orang sakit, meringankan beban tetangga yang sedang ditimpa musibah, mendamaikan orang yang berselisih mengajak kepada kebenaran (amar ma’ruf) dan mencegah dari perbuatan munkar.
Sudah saatnya pemuda Islam sadar dari keterpurukan dan bangkit menyongsong masa depan yang sudah berada di tangan Islam. Kalau tidak sekarang kapan lagi, kalau tidak kita, lalu siapa lagi ?
PORSEMA 2008
| Porsema (Pekan Olah Raga Seni Madrasah) |
|
Sabtu, 23 Februari 2008 MTs PKP Mengadakan Porsema (Pekan Olaha Raga & Seni Madrasah). Dan sebelum acara dimulai seluruh peserta lomba yang hadir mengikuti upacara pembukaaan di amphi teater. Pada acara pembukaan yang dihadiri oleh lebih kurang 1250 peserta, Para Pejabat Kanwil Depag DKI Jakarta, Kepala Sekolah MTs se-Jakarta Timur, guru pendamping, serta Jajaran Pengurus Yayasan PKP Jakarta Islamic School. Selain itu hadir pula Bapak H. Ahmad Fauzan Harun, S.H. selaku Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama propinsi DKI Jakarta yang membuka acara Porsema tersebut. Acara rutin yang dilakukan oleh KKM (Kelompok Kerja Madrasah ) se- Jakarta Timur menunjuk MTs PKP sebagai tuan rumah Porsema tahun 2008. Karena ditunjuk sebagai tuan rumah Porsema tahun ini, MTs PKP mendapat dukungan dari Bidang Sarana dan Prasarana seperti keamanan, kebersihan, tempat-tempat lokasi lomba, unit-unit yang ikut menyediakan lapangan dan ruangan serta umbul-umbul yang ikut memeriahkan Porsema. Persiapan yang dilakukan oleh pihak MTs PKP dalam menghadapi Porsema hanya 1 minggu. Diawali permintaan lisan dari Ketua KKM 7 kepada Kepala Sekolah MTs PKP dan dilanjutkan kunjungan panitia Porsema pusat ke PKP yang diterima oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bpk. Ir. H. Dadang Ruskandar. Setelah Mendapatkan persutujuan dan kemudian MTs PKP membentuk panitia yang terdiri dari semua guru MTs, dibantu OSIS. Selain itu Panitia yang ditunjuk adalah Panitia yang melibatkan orang-orang Profesional di Bidangnya masing-masing, yang terdiri dari : Panitia dari Kanwil Depag, Panitia KKM 7, Panitia Tingkat Yayasan PKP, Panitia Guru MTs dan Panitia murid-murid MA dan MTs. Sedangkan Juri yang menilai ditunjuk dari atlit-atlit dan pengurus Olah Raga tingkat Provinsi DKI Jakarta. Adapun lomba yang diselenggarakan terdiri dari 19 macam lomba, yaitu : 1.) 2 Cabang akademis : Cerdas Cermat Al-Qur’an dan cerdas cermat ilmu sosial. 2.) 8 Cabang seni : MTQ, Adzan, Qasidah, Marawis, Kaligrafi, Pidato Bahasa Arab, Indonesia, Inggris. 3.) 9 Cabang Olah Raga : Futsal, Volley, Basket, Bulu tangkis, Tenis meja, Pencak silat, Paskibra, Senam santri dan Wall Climbing
Kemudian MTs PKP sendiri mengirimkan 7 tim, yang terdiri dari : 1.) Tenis Meja : Sarwo 2.) Bulu tangkis : Atika, Indri 3.) Basket laki-laki : Adit, Seno, Wanda, Irwan 4.) Basket Perempuan : Umu, Fitri, Iis 5.) CCQ : Ria 6.) Pencak silat : Devi 7.) Futsal : Aji, Agum, Sudrajat
Perlu diketahui acara Porsema MTs PKP tahun 2008 merupakan Porsema yang sangat mewah juga sangat sukses. Karena hal ini didukung oleh kebijakan Yayasan PKP dibawah tanggung jawab Kabid Sarana dan Prasarana yaitu Bapak Ir. H. Dadang Ruskandar. Panitia Pusat sangat kagum melihat kondisi PKP Jakarta Islamic School yang sangat luas, indah, mewah dan juga bersih. “Tutur Bapak Anatta Sanai Adapun kejadian menarik saat porsema berlangsung yaitu pada saat tim Paskibra MTs PKP yakin untuk menang dan akan tampil pada urutan ke-6, hujan turun sehingga pertandingan ditunda sampai hujan reda. Dan kaset sound sistem yang akan dipergunakan untuk mengiringi Tim Paskibra MTs diamankan oleh petugas karena hujan. Akhirnya Tim Paskibra MTs hampir tidak bisa tampil karena kena diskualifikasi. Tetapi dengan adanya usaha Bapak/Ibu Guru untuk meminta kepada Dewan Juri untuk tampil dengan syarat tampil pada urutan terakhir. Selain itu hujan juga membawa kendala bagi lomba yang berada di Lapangan yaitu pada pertandingan Basket tidak dapat berlangsung sebelum lapangan kering, karena jika tidak akan membahayakan para pemain Basket. Dan akhirnya pertandingan Basket berakhir pukul 07:00 malam. Tetapi upacara penutupan selesai pukul 06:00 dan diakhiri oleh pengumuman lomba yang bersifat sementara serta penyerahan piala. Hanya saja lomba Basket belum diumumkan karena pertandingan Basket selesai paling akhir yaitu pukul 07:00 malam setelah upacara penutupan selesai. MTs PKP juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah ikut membantu kelancaran jalannya Porsema, diantaranya : 1.) Yayasan PKP Jakarta Islamic School 2.) Pihak keamanan dan kebersihan 3.) Stikes Jayakarta PKP, PMR SMA dan SMEA , Sudin kesehatan Jakarta Timur, Pengurus Masjid Baithushshidqi. 4.) OSIS MTs dan Ria, Wahyu, Widia, Aulia, Dewi & Desti. dan 5.) Seluruh pihak yang terlibat. |
Hasil Tes PSB Gelombang 1 MTs PKP JIS
| |||||||||||
|
| |||||||||||
| No | Nama | Asal Sekolah | Ket | ||||||||
| 1 | Agatya Jalu Kunto Aji | SDN 01 Susukan | LULUS | ||||||||
| 2 | Bernard Siregar | SDN 017 | LULUS | ||||||||
| 3 | Dhiva Prida Yulianita | SDN 05 | LULUS | ||||||||
| 4 | Gian Pradipta | MI Al Jannah | LULUS | ||||||||
| 5 | Indah Cahyaningsih | SDN 09 | LULUS | ||||||||
| 6 | Jihan cholifah | SDN 013 | LULUS | ||||||||
| 7 | Kurnianingsih | SDN Pekayon 07 Pg | LULUS | ||||||||
| 8 | M. Arfan | SDN 12 Pekayon | LULUS | ||||||||
| 9 | M. Reyno Sukandar | SDN 08 Cibubur Pt | LULUS | ||||||||
| 10 | M. Taufik | MI As Salafiyah | LULUS | ||||||||
| 11 | Nita Rusti Nur | SD Kartika XIV | LULUS | ||||||||
| 12 | Nur Syifa Mawardah | SDN Cisalak 2 | LULUS | ||||||||
| 13 | Putri Ananda Wibowo | SDN 017 | LULUS | ||||||||
| 14 | Putri Indah Kania | SDN 09 | LULUS | ||||||||
| 15 | Rama Dwi Kuncoro | SDN 04 | LULUS | ||||||||
| 16 | Rendi Arjubi | SDN 02 Tn Baru | LULUS | ||||||||
| 17 | Respati Dwi Palupi | SDN 013 | LULUS | ||||||||
| 18 | Reynaldo NR | MI Al Jannah | LULUS | ||||||||
| 19 | Rosalina Sari | SDN 017 | LULUS | ||||||||
| 20 | Sabrina MD | MIN 16 Cijantung | LULUS | ||||||||
| 21 | Safira Budiningsih | SDN 03 Cipayung | LULUS | ||||||||
| 22 | Shabilla Cholifah | SDN Pekayon 07 Pg | LULUS | ||||||||
| 23 | Susi Ekowati | SD Mojodemak I | LULUS | ||||||||
| 24 | Wulan Sari | SDN 06 | LULUS | ||||||||
| 25 | Yuli Cinta Sari | SDN 06 | LULUS | ||||||||
| Catatan : | |||||||||||
| Bagi Calon siswa yang tidak tercantum namanya | |||||||||||
| diharapkan untuk menghadap ke Panitia | |||||||||||
| Jakarta, 2 Juli 2008 | |||||||||||
| Ketua Panitia | |||||||||||
| Penerimaan Siswa Baru (PSB) MTs. PKP | |||||||||||
| Jakarta Islamic School | |||||||||||
| SOIMUN, A. Md | |||||||||||